Sebuah kekecewaan

Bila hati dibaluti kekecewaan

Hilang pertimbangan yang waras

Hilang sifat santunnya

Hilang perikemanusiaannya

Cuma…

Kata hati diturutkan

Sensitifnya makin menggebu-gebu

Amarahnya makin membara

Rajuknya menjadi-jadi

Air mata menjadi teman setia

Bila kekecewaan datang pertama kalinya

Hanya senyum menerimanya

Ditemani sekelumit tabah dan sabar

Hanya pada Allah diserahkan segalaNya

Tapi,

Bila kekecewaan datang bertimbun-timbun

Sekali, dua kali, tiga kali dan seterusnya

Hati mana yang tak terusik

Jiwa mana yang sanggup dirobek-robek dek kekecewaan

Sekelumit tabah dan sabar

Bagaikan terbang meninggalkan hati yang kecewa

Sedih dan sayu tak terperi katanya

Walaupun maaf dipinta

Tapi, hati ini tetap kecewa

Kecewa yang teramat

Sedarlah dirimu,

Kecewa itu datang

Tatkala

Penantian itu sungguh menyeksakan

 

Leave a Reply